Peringatan Isra Mi’raj HMP Perbankan Syari’ah dengan Tema“Semangat Isro’ Mi’roj Menuju Pribadi Unggul dengan Meneladani Akhlak Rasulullah.”

Himpunan Mahasiswa Prodi Perbankan Syari’ah Universitas Islam Raden Rahmat Malang mengadakan peringatan Isra Mi’raj 1445 H yang diadakan di Mushola Cendika Bangsa Kampus UNIRA, Sabtu (17/2/24), kegiatan diikuti oleh pengurus dan Seluruh Mahasiswa Prodi Perbankan Syari’ah.

Kegiatan dibuka dengan pembacaan Maulid dan Sholawat dari grup Albanjari UKM Ikatan Qurro’ Wa Dakwah UNIRA .

Hadir dalam kegiatan, Wakil Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Ibu Ika Rinawati, S.E., M.E juga Ketua Prodi Perbankan Syari’ah Ibu Andriati Aziizah Syafitri S.pd, M.ak dan juga Pemateri Kajian Islami Ustadz Abu Dzar Al-Ghifari dari Pondok Pesantren An-Nur 2 Al-Murtadlo Serta Ustadz Ibrahim Dahlan dari Pondok Pesantren Masjid Jami’ Malang.

Dalam Sambutannya, Wakil Dekan FEB Ibu Ika Rinawati mengapresiasi kegiatan tersebut karena antusias dari Mahasiswa Perbankan Syari’ah yang luar biasa dimana di tengah masa libur kampus masih menyempatkan diri untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Kaprodi Perbankan Syari’ah Ibu Fitri juga menyampaikan Terimakasih kepada panitia yang telah menyelenggarakan dan juga Mahasiswa yang berpartisipasi dalam acara tersebut untuk dapat mengikuti kegiatan dengan baik dan bisa menyerap apa yang disampaikan oleh pemateri sehingga bisa lebih baik lagi untuk Mahasiswa Perbankan Syari’ah khususnya.

Ketua umum HMP Perbankan Syari’ah, Dedy Hertanto juga menyampaikan bahwa kegiatan Peringatan Isro’ Mi’roj adalah momentum untuk Refleksi agar tetap Istiqomah dalam berproses Karena Peristiwa Isro’ Mi’roj terjadi ketika Nabi Muhammad SAW. Sedang dalam masa kesedihan (‘Amul Huzni).

Kemudian acara inti pada kegiatan tersebut adalah kajian keagamaan yang disampaikan oleh Ustadz Abu Dzar Al-Ghifari, Beliau menyampaikan dalam Peristiwa Isro’ Mi’roj ada 3 Hal yang penting untuk menjadi Catatan. Yang pertama Adalah Sholat. Karena satu-satunya Syariat yang diperintahkan oleh Allah secara langsung adalah Sholat, Maka Ibadah Pokok adalah Sholat. Kemudian yang kedua adalah Iman. Yang mana ketika Nabi Muhammad SAW Diperjalanankan Oleh Allah SWT dari Masjidil Harom sampai Masjidil Aqsha hanya dalam waktu semalam padahal semestinya meski dengan tunggangan paling cepat membutuhkan waktu 3 bulan lamanya, Maka keyakinan akan kuasa Allah hanya ada pada orang yang beriman. Kemudian yang ketiga adalah Sabar, bagaimana perjuangan Rasulullah Saw dalam berdakwah hingga berdarah-darah karena Tiada Kenikmatan kecuali setelah bersusah-payah.

Setelah Kajian berakhir, kemudian ditutup dengan Do’a bersama yang dipimpin langsung oleh Ustadz Ibrahim Dahlan.